Wakaf Hanya Secara Lisan, Begini Cara Mempertahankannya

Bacaan 9 Menit
Wakaf Hanya Secara Lisan, Begini Cara Mempertahankannya
Pertanyaan

Seseorang sudah mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid. Namun setelah dia meninggal, anaknya klaim bahwa tanah itu adalah haknya. Saya sebagai penerima wakaf memang tidak memiliki akta secara tertulis (lisan saja), sehingga posisi kami disulitkan untuk pembuktian. Saat ini tanah memang belum dibangun apapun. Bagaimana kami mempertahankan tanah wakaf?

Intisari Jawaban

Dalam ketentuan fiqh tidak ada aturan pencatatan tanah wakaf, namun agar tercipta kepastian hukum di masyarakat dan untuk memudahkan dalam hal pembuktian jika terjadi sengketa, dapat dilakukan pencatatan.

Menurut hukum positif, wakaf harus dilakukan dengan ikrar secara lisan dan/atau tulisan dengan disaksikan 2 orang saksi di hadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf serta dituangkan dalam bentuk Akta Ikrar Wakaf.

Bagaimana jika belum dibuat Akta Ikrar Wakaf?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika