Waralaba Gagal, Bolehkah Pemberi Waralaba Mengakhiri Bisnis Sepihak?

Bacaan 5 Menit
Waralaba Gagal, Bolehkah Pemberi Waralaba Mengakhiri Bisnis Sepihak?
Pertanyaan

Bagaimana bila ada bisnis waralaba yang sukses di luar negeri dan pemberi waralaba melakukan ekspansi bisnis waralaba ke Indonesia dan telah melakukan pendaftaran dan sebagainya, yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan saat menjalankan bisnis usahanya ternyata mengalami kegagalan di Indonesia sehingga pemberi waralaba berencana menghentikan usahanya di Indonesia? Pertanyaan saya adalah bagaimana nasib dari penerima waralaba? Karena ternyata usaha yang mereka jalankan mengalami kerugian. Apakah penerima waralaba dapat melakukan gugatan? Dan apabila dapat melakukan gugatan, gugatan apa yang bisa diajukan penerima waralaba? Dan apabila tidak dapat melakukan gugatan karena tidak terdapat pelanggaran dalam perjanjian bagaimana pertanggungjawaban pemberi waralaba kepada penerima waralaba karena usaha waralaba gagal dan perjanjian waralaba masih terikat dalam waktu yang lama. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Dalam penyusunan perjanjian waralaba wajib memuat klausula mengenai tata cara perpanjangan, pengakhiran dan pemutusan waralaba sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 tentang Waralaba. Oleh karena itu, pihak dalam perjanjian waralaba berhak untuk mengakhiri dan/atau memutuskan perjanjian waralaba pada kondisi yang telah disepakati sebelumnya dalam perjanjian waralaba.

Apabila pengakhiran waralaba oleh pemberi waralaba dilakukan berdasarkan keadaan/kondisi dan dengan cara yang tidak sesuai dengan perjanjian waralaba, dimungkinkan bagi penerima waralaba mengajukan gugatan wanprestasi (ingkar janji) kepada pemberi waralaba.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.