Mau Mengubah Perjanjian Tanpa Adendum? Lakukan Ini

Bacaan 5 Menit
Mau Mengubah Perjanjian Tanpa Adendum? Lakukan Ini
Pertanyaan

Kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Saat ini PT A telah menandatangani kontrak kerja sama dengan PT B pada tanggal 30 Agustus 2021, dengan jangka waktu perjanjian selama 5 tahun, terhitung sejak tanggal Testing Period/Commissioning dan berlakunya perjanjian ini akan dituangkan dalam Berita Acara. Sampai dengan saat ini perjanjian tersebut belum dilaksanakan oleh para pihak;
  2. Sesuai dengan jangka waktu perjanjian dan nilai kerja sama, perjanjian tersebut terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris PT A dan menjadi salah satu dasar referensi dalam Pasal 1 Perjanjian, namun akibat kelalaian PT A sampai dengan ditandatanganinya Perjanjian, PT A belum mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris;
  3. Atas permasalahan tersebut, Dewan Komisaris meminta agar PT A segera membuat surat permohonan persetujuan kerja sama secara real date begitu juga dengan surat persetujuan Dewan Komisaris secara real date, yang artinya Perjanjian sebagaimana butir 1 harus diubah tanggalnya juga menambah referensi dalam Pasal 1 Perjanjian dengan tidak melakukan Adendum dan Perjanjian tersebut dianggap tidak pernah ada;
  4. Mengingat Perjanjian sebagaimana butir 1 telah diserahkan kepada PT B dan kemungkinan telah diekspose kepada pihak lain/kreditur sebagai penjamin.

Berdasarkan hal tersebut di atas, mohon petunjuk langkah-langkah apa yang harus dilakukan PT A untuk mengubah/membuat Perjanjian baru dengan tidak melakukan Adendum?

Intisari Jawaban

Kasus yang Anda tanyakan berkaitan erat dengan asas-asas hukum perjanjian di Indonesia, khususnya asas pacta sunt servanda dan asas konsensualisme. Dalam hal PT A hendak mengubah perjanjian tapi tidak ingin melakukan adendum dan menganggap perjanjian sebelumnya tidak pernah ada, maka alternatif yang bisa dilakukan oleh PT A dan PT B adalah membuat perjanjian baru.

Namun sebelum membuat perjanjian baru, guna mengakomodir kepentingan PT A dan sebagai perwujudan asas iktikad baik, PT A harus mengomunikasikan dan mengusulkan perjanjian baru ke PT B terlebih dahulu, sekaligus mencabut keberlakuan perjanjian sebelumnya.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika